Video-Ilustrasi Kecanggihan Tekhnologi

Video ini sebagai Ilustrasi akan
hebatnya kemajuan tekhnologi industri dlm pembuatan persenjataan nuklir.  jika seandainya terjadi perang nuklir di suatu negara, maka apa kira kira  yang terjadi ? Kita bisa memastikan tidak akan ada lagi yang Selamat. Bom atom yg di jatuhkan Amerika Serikat ke Hirosima dan Nagasaki Jepang pd masa PD II menunjukan bahwa betapa besar dampak suatu tekhnologi bila tidak dipergunakan pada hal yg positive. Hirosima & Nagasaki hancur semuanya menjadi abu, tak ada yg tersisa. Tapi jika ada suatu tekhnologi lalu digunakan pd hal hal  baik yg membangun kehidupan manusia maka itulah sesungguhnya yg kita sebut "TEKHNOLOGI CANGGIH". 

~ Illustrasi jika terjadi perang  nuklir 🙏







Sekolah SD Belum Bisa Belajar Tatap Muka, Tunggu 2 Bulan Lagi

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI
memastikan bahwa Sekolah Dasar dan Sekolah Luar Biasa (SLB) baru boleh melakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dua bulan lagi.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim menegaskan, aturan ini berlaku bagi zona hijau, di mana untuk bulan pertama tahun ajaran 2020/2021 diperbolehkan untuk SMA, SMK dan SMP.

"SD belum boleh, menunggu 2 bulan lagi. Baru setelah 2 bulan kalau semua masih oke, dan hijau baru SD dan SLB," ujarnya dikutip dari akun youtube resmi Kemendikbud, di Jakarta, Senin (27/7/2020).


Tak hanya mengatur setiap jenjang pendidikan, Kementerian juga memastikan ada batasan dalam kegiatan belajar mengajar bagi siswa sekolah dasar dan menengah, khususnya bagi kegiatan yang sifatnya menjadi waktu berkumpul bagi peserta didik.

"Pada saat transisi semua aktivitas yang anak-anak bercampur tak diperbolehkan. hanya boleh masuk ke kelas dan langsung pulang," tegasnya.

Bagi sekolah yang berada di kawasan zona hijau yang membuka kegiatan belajar mengajar, selama masa transisi 2 bulan tidak diperbolehkan membuka kantin, kegiatan ekstra kurikuler dan kegiatan olahraga. Termasuk juga Kegiatan belajar Mengajar tambahan yang biasanya dilakukan.

"Esensinya apapun aktivitas yang perkumpulan atau yang mencampur satu kelas dan lainnya belum diperbolehkan," tegasnya.

Adapun bagi sekolah dengan peserta didik rata-rata berjumlah 28-30 siswa untuk dua bulan pertama maksimal hanya boleh 50% dari kapasitas normal. Sehingga harus ada shifting alias pergantian peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar.

"Kami memberikan kebebasan mau seperti apa. dipastikan bahwa hanya boleh maksimal 50% peserta didik untuk pendidikan dasar," katanya lagi.

Bagi sekolah yang telah melakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka, Nadiem menegaskan ada checklist yang sebelumnya sudah harus diisi. Ceklist tersebut guna menegaskan apakah sekolah tersebut sudah sesuai standar yang juga ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI.

"Cek list yang pertama adalah ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan. Diantaranya adalah toilet bersih, sarana cuci tangan dengan air mengalir menggunakan sabun serta desinfektan," ujarnya.

Kedua adalah mampu mengakses fasilitas layanan kesehatan seperti puskesmas, klinik hingga rumah sakit. Ketiga, kesiapan menerapkan area wajib masker kain atau masker tembus pandang bagi yang memiliki peserta didik disabilitas rungu.

Selanjutnya, memiliki alat pengukur suhu tubuh tembak atau thermogun. Kelima, pemetaan warga satuan pendidikan yang tidak boleh melakukan kegiatan di satuan pendidikan diantaranya adalah memiliki kondisi medis penyerta yang tidak terkontrol, tidak memiliki akses yang memungkinkan untuk jarak jauh, hingga hingga yang memiliki riwayat perjalanan dari zona kuning, oranye dan merah.

Terakhir adalah membuat kesepakatan bersama komite satuan pendidikan atau senat akademik perguruan tinggi terkait kesiapan melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan. Proses pembuatan kesepakatan tetap perlu menerapkan protokol kesehatan.

"Walau belum ada di zona hijau, tapi sebaiknya persiapan dimulai dari sekarang dengan koordinasi pihak terkait," pungkasnya.


Sumber : https://cnbcindonesia.com

Macam-macam Kecerdasan Manusia

Kecerdasan manusia itu beragam. Tidak hanya IQ saja.

Kita sering mengetahui IQ (Intelligence quotient) sebagai indikator untuk mengukur kecerdasan manusia. Padahal, ternyata kecerdasan manusia itu bermacam-macam. Kalau kamu punya IQ rendah, bukan berarti kamu gak cerdas, tapi kecerdasanmu ada di bidang lain.

Lalu kira-kira apa saja ya bentuk-bentuk kecerdasan manusia selain IQ? Yuk kita cek!

1. EQ ( Kecerdasan Emosional )
EQ (emotional quotient) adalah kecerdasan secara emosional. Kecerdasan ini berhubungan dengan kemampuan kita menyadari dan mengelola emosi kita sendiri. EQ juga berhubungan dengan kemampuan untuk merespons emosi seseorang dan menggunakan emosi sebagai motivasi diri.

Bagi kamu yang memiliki EQ tinggi, biasanya kamu akan mudah relate dengan emosi seseorang. Tapi bukan berarti emosi tersebut mengendalikan diri kamu ya.

2. SQ, kecerdasan spiritual
SQ (spiritual quotient) adalah kecerdasan yang berhubungan dengan spiritual. Kecerdasan ini berhubungan dengan kemampuan memahami hidup dan membangun hidupnya dengan kegiatan positif.
Mereka yang punya SQ tinggi cenderung mampu menyelesaikan semua permasalahan yang dihadapinya. Mereka mampu melihat hal positif di balik semua permasalahannya. Dia mampu menemukan makna dari semua peristiwa.

3. CQ, kecerdasan kreativitas
CQ (creativity quotient) adalah kecerdasan yang berhubungan dengan kreativitas. Di sini, kreativitas yang dimaksud berhubungan dengan potensi untuk menciptakan penemuan baru di bidang ilmu atau teknologi.

Orang dengan CQ tinggi umumnya memiliki kemampuan memproduksi banyak ide. Mereka mampu berpikir out of the box dan menghasilkan penemuan baru. Gak hanya memproduksi ide, mereka juga mampu menguraikan ide dengan rinci.

4. AQ, kecerdasan menghadapi kesulitan.
AQ (Adversitas Quotient) adalah kemampuan yang berhubungan dengan cara seseorang menghadapi kesulitan. Dalam hidup kita pasti sering menghadapi tantangan. Namun, orang-orang dengan AQ tinggi gak mudah patah semangat dan mampu bertahan dalam tantangan yang mereka hadapi.

Paul G Stolz menjelaskan tiga macam AQ dalam manusia. Orang dengan AQ rendah adalah Quiters, mereka memilih kabur daripada menghadapi tantangan. Orang dengan AQ sedang adalah Campers, mereka cukup puas dengan apa yang dicapai dan tidak berniat untuk maju. Sedangkan yang paling tinggi adalah Climbers, mereka memiliki kemampuan untuk mengubah tantangan menjadi alat untuk maju.

5 TQ, kemampuan memaknai hidup berdasarkan agama.
TQ (trancendental quotient) adalah kecerdasan yang berhubungan dengan pemaknaan hidup berdasarkan agama. Kecerdasan ini mirip dengan SQ, namun TQ lebih melihat makna berdasarkan rohani dan agama.

Orang-orang dengan TQ tinggi cenderung sangat dekat dengan Tuhan yang dipercayainya. Mereka juga memiliki pandangan jauh yang bertujuan kepada kehidupan setelah kematian. Surga adalah tujuan utama orang-orang dengan TQ tinggi.

Di antara semua kecerdasan ini, kira-kira mana kecerdasan yang paling tinggi dalam diri kamu ?

Sumber : IDNtime.com


Seorang Bocah Yang Paling Cepat Berhitung